Telaah Yuridis Dan Filosofis Sistem Pendidikan Diniyah pada Tingkat Menengah (Wustha) dan Tingkat Lanjutan (Ulya);

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Authors

  • Suwandi Suwandi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Ubaid Ridlo Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Raswan Raswan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59548/hbr.v3i2.544

Keywords:

Pendidikan Diniyah Formal, Juridical Foundation Arabic Language Education

Abstract

This study aims to strengthen the normative and philosophical foundations of Pendidikan Diniyah Formal at the Wustha and Ulya levels in Indonesia as an effort to align the pesantren system with the national education framework. Within the scope of Law No. 20 of 2003 on the National Education System, Pendidikan Diniyah Formal holds a strategic role as both a legally recognized Islamic institution and a center for spiritual and moral development. Using a qualitative descriptive method through literature review, this study examines educational regulations, legal frameworks, and scholarly works related to pesantren and Arabic Language education. The analysis explores the interconnection between juridical legitimacy and philosophical principles in the formulation of the Pendidikan Diniyah Formal curriculum. Findings show that the curriculum is supported by a strong legal basis (Law No. 20/2003, PP No. 55/2007, PMA No. 13/2014, and Law No. 18/2019) and grounded in the principle of tafaqquh fi al-din, which integrates religious and general sciences to build student character. Strengthening the Pendidikan Diniyah Formal curriculum through juridical and philosophical approaches is essential to developing inclusive, high-quality, and globally relevant Arabic language education.

References

Anwar, S. S. (2021). Kurikulum Pendidikan Islam Nonformal:(Aqidah, Ilmu al-Qur’an, Ilmu Hadits, Ushul Fiqih, Praktik Ushul Fiqih). Yayasan Do’a Para Wali.

DR HA Rusdiana, M. M., & Kodir, H. A. (2022). Pengelolaan Madrasah Diniyah Kontemporer. MDP.

Dudin, A. (2020). Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Formal (Pendidikan diniyah tingkat formal) Pesantren Darussalam Ciamis Jawa Barat. Dialog, 42(2), 209–224.

Fajarudin, A. A., & Muttaqin, A. I. (2024). A Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional: Analisis UU Pesantren 2019 terhadap Pendidikan Diniyyah Formal dan Pendidikan Mu’adalah di Indonesia. Kitabaca: Journal of Islamic Studies, 1(2), 113–129.

Fauzian, R., & Istianah, R. (2025). Pendidikan Islam dan tantangan era globalisasi: Dinamika ekonomi, sosial, budaya, politik, dan reorientasi kebijakan. CV. Intake Pustaka.

Fiqih, A. (2022). Peran pesantren dalam menjaga tradisi-budaya dan moral bangsa.

Hamdan, H. (2022). Model Pengembangan Kurikulum Pendidikan Keagamaan (Diniyah) Berbasis Standar Pendidikan: Standar Tujuan, Isi, Proses, dan Penilaian. Zahir Publishing.

Ikbal, M., Pohan, A. J., & Nasution, S. (2021). Pergumulan sistem pesantren: transformasi menuju identitas baru. Suryadi Nasution.

Julisman, A. (2023). Pentingnya Pemimpin Yang Tafaqquh Fiddiin Dalam Qs. At-Taubah: 122 Menurut Mufasir. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Kurniawan, U. (n.d.). Manajemen Pendidikan diniyah tingkat formal di Pondok Pesantren Al-Munawwarah Pekanbaru.

Mediawati, B. T. E. (2023). Transformasi nilai-nilai Islam melalui pendidikan pesantren: Implementasi dalam pembentukan karakter santri. Journal of International Multidisciplinary Research Vol, 1(1).

Nisa, Y. N., Apriliyana, A., Nasikhin, N., & Fihris, F. (2024). Relevansi peran filsafat dan teknologi terhadap pembentukan karakter generasi muda di era globalisasi. Journal of Gender and Millennium Development Studies, 1(2), 81–92.

Silfiyasari, M., & Zhafi, A. A. (2020). Peran pesantren dalam pendidikan karakter di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 127–135.

Siswadi, G. A., & Putri, K. (2024). Pendidikan perdamaian berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam membangun fondasi pendidikan untuk kemanusiaan di tengah keberagaman. Vidya Samhita: Jurnal Penelitian Agama, 10(1), 63–72.

Umam, M. R., & Hamami, T. (2023). Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sekolah Dan Madrasah. At-Ta’dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 1–16.

Zainiyati, H. S. (2016). Desain pengembangan kurikulum IAIN menuju UIN Sunan Ampel: dari pola pendekatan dikotomis ke arah integratif multidisipliner-model Twin Towers. UIN Sunan Ampel Press Surabaya.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Suwandi, S., Ridlo, U., & Raswan, R. (2026). Telaah Yuridis Dan Filosofis Sistem Pendidikan Diniyah pada Tingkat Menengah (Wustha) dan Tingkat Lanjutan (Ulya);: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Al-Hibru, 3(2), 121–139. https://doi.org/10.59548/hbr.v3i2.544